Buku ini berisi fakta-fakta yang meruntuhkan teori evolusi. Semua ini untuk menangkal kekeliruan pandang akibat teori ini, yang telah begitu lama menjadi landasan bagi semua filsafat anti-Tuhan. Darwinisme menolak fakta penciptaan, dan lebih jauh lagi, penciptaan Allah, dan selama 140 tahun terakhir filsafat ini telah membuat banyak orang meninggalkan kepercayaannya atau jatuh ke dalam keraguan. Oleh karena itu, sangat penting kiranya menunjukkan bahwa teori ini merupakan suatu kekeliruan dan penipuan, dan menyebarkannya kepada semua orang.
Seperti dalam buku-buku lain karangan penulis, penjelasan yang disampaikan dilengkapi dengan ayat-ayat Al Quran dan para pembaca diajak untuk mempelajari dan hidup dengan ayat-ayat tersebut. Semua subjek yang berhubungan dengan ayat-ayat Allah dijelaskan tanpa meninggalkan ruang apa pun bagi keraguan atau pertanyaan dalam pikiran pembaca.
Akhirnya, buku-buku yang ditulis semata untuk mencari keridhaan Allah ini dapat menjadi sarana yang amat efektif untuk memahami maupun menyampaikan Islam kepada orang lain.
Pembahasan:
Pendahuluan Generasi-Generasi Terdahulu
Bab 1 Banjir Nabi Nuh
• Nabi Nuh dan Banjir dalam Al Quran
• Apakah Banjir itu Bencana Lokal atau Global?
• Apakah Seluruh Binatang Dinaikkan ke Atas Perahu?
• Berapa Tinggikah Banjir Tersebut?
• Lokasi Banjir Nuh
• Bukti-Bukti Arkeologis tentang Banjir
• Agama dan Kebudayaan yang Menyebutkan Banjir Nuh
• Banjir Nabi Nuh dalam Perjanjian Lama
• Banjir Nuh dalam Perjanjian Baru
• Penyebutan Peristiwa Banjir dalam Kebudayaan Lain
Bab 2 Kehidupan Nabi Ibrahim
• Ibrahim dalam Perjanjian Lama
• Tempat Kelahiran Ibrahim Menurut Perjanjian Lama
• Mengapa Perjanjian Lama Diubah?
Bab 3 Kaum Luth dan Kota yang Dijungkirbalikkan
• “Tanda-Tanda yang Nyata” di Danau Luth
• Pompei Berakhir Serupa
Bab 4 Kaum ‘Ad dan Ubar, Atlantis di Padang Pasir
• Temuan Arkeologis di Kota Iram
• Kaum ‘Ad
• Bangsa Hadram, Anak Cucu ‘Ad
• Sumber-Sumber Mata Air Kebun-Kebun Kaum ‘Ad
• Bagaimana Kaum ‘Ad Dihancurkan
Bab 5 Tsamud
• Penyampaian Risalah Nabi Shalih
• Temuan Arkeologis dari Kaum Tsamud
Bab 6 Fir’aun yang Ditenggelamkan
• Otoritas Para Fir’aun
• Kepercayaan Religius
• Fir’aun Amenhotep IV yang Monoteistik
• Kedatangan Nabi Musa
• Istana Fir’aun
• Bencana yang Menimpa Fir’aun dan Para Pembesarnya
• Keluar dari Mesir
• Di Manakah Peristiwa itu Terjadi, di Pantai Laut Tengah Mesir atau di Laut Merah?
• Tenggelamnya Fir’aun dan Orang-orangnya di Lautan
Bab 7 Kaum Saba’ dan Banjir Arim
• Banjir Arim yang Dikirim kepada Negeri Saba’
Bab 8 Nabi Sulaiman dan Ratu Saba’
• Istana Sulaiman
Bab 9 Para Penghuni Gua
• Apakah Para Penghuni Gua Ada di Ephesus?
• Apakah Para Penghuni Gua Ada di Tarsus?
KESIMPULAN
AYAT-AYAT SUCI AL-QUR’AN:
AL MAA’IDAH
SURAT KE 5: 120 Ayat.
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”
KEENGGANAN BANGSA YAHUDI MENTA’ATI PERINTAH NABI MUSA A.S MEMASUKI PALESTINA DAN AKIBATNYA
(5:20)
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, ingatlah ni’mat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi nabi diantaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lain”.
(5:21)
Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu [409], dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
Penjelasan:
[409] Maksudnya: tanah Palestina itu ditentukan Allah bagi kaum Yahudi selama mereka iman dan taat kepada Allah.
(5:22)
Mereka berkata: “Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya”.
(5:23)
Berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi ni’mat atas keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman”.
(5:24)
Mereka berkata: “Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini saja”.
(5:25)
Berkata Musa: “Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu”.
(5:26)
Allah berfirman: “(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu.”
Selamat Membaca
Download Disini











Januari 24, 2009 pukul 11:46 am |
mantab
Januari 26, 2009 pukul 3:45 am |
@dadan
semoga bermanfaat…