DEBAT KAIRO

Buku yang di tangan pembaca ini punya latar belakang sejarah yang penting, tukar pikiran tentang Al-masih a.s. yang jarang terjadi. “Debat Kairo”, tukar pikiran yang terjadi di Mesir antara Maulvi Abul Ata Jalandhari, Mubaligh Ahmadiyah di Timur Tengah waktu itu dan tiga orang pendeta Kristen. Umat Islam menghormati dan memuliakan Almasih tetapi berbeda pendapat tentang misi dan pribadinya sendiri. Terdapat tiga masalah dasar yang tidak dibenarkan oleh Al-Qur’an, dianut orang-orang Kristen. Tiga masalah dasar itu yang didiskusikan oleh kedua belah pihak.

Diskusi telah terjadi dalam bahasa Arab. Maulvi Abul Ata Jalandhari menawarkan pendiriannya secara terbuka, namun belum ada yang tampil membantah isi buku ini sampai sekarang.

Buku ini telah tersiar dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Urdu, berbagai bahasa Afrika dan lain-lain. Kami merasa ada baiknya buku ini dibaca oleh orang yang berbahasa Indonesia. Kami terjemahkan dari bahasa Urdu. Keterangan dari Bibel diambil dari Alkitab, terbitan Lembaga Alkitab, Indonesia, Jakarta, 1991. Mudah-mudahan isi buku kecil ini bermanfaat bagi peminat dan pencari kebenaran, amin.

Pembahasan:

  1. APAKAH ADA MANUSIA YG TIDAK BERDOSA SELAIN YESUS
  2. MASALAH KETUHANAN ALMASIH
  3. BENARKAH ALMASIH MATI DISALIB?
  4. HAKIKAT KISAH SALIB
  5. MENELITI RIWAYAT INJIL TENTANG KISAH SALIB
  6. PERCAKAPAN BERSAMA TENTANG DALIL-DALIL ITU

Selamat Membaca
Download disini

5 Tanggapan ke “DEBAT KAIRO”

  1. ipung Berkata:

    hihihi.. bahasan sensitif semua.. sebagian dari pertanyaan di atas sudah terjawab ketika saya membaca abrahamic faiths.. Namun janganlah kita sampai menghakimi kepercayaan orang lain… Tapi lebih berkonsentrasi untuk jadi hamba-Nya yang paling baik :D

  2. dadan Berkata:

    banyak e book disini :D thx ya udah mau share

  3. Paman Gober Berkata:

    yoi, agak SARA neh. Baca dulu ah

  4. fajarseraya Berkata:

    tunggu bentar koment dulu baru baca….tukeran link yukt….konfirmasi ke blogku yaaa

    • kidedfith Berkata:

      @ipung
      “Bukan hak kita menghakimi kepercayaan orang lain, tapi sebuah kebenaran dan kenyataan yang terjadilah yang berusaha saya bagi, sebagai seorang hamba yang paling baik apa yang sudah kita lakukan selama ini……, apakah kita hanya menutup telinga, sehingga sikap cuek sampai2 meracuni kita, selama ini kita sedah terlalu ternina bo2kan sampai2 kita tertidur dengan lelapnya, sampai kapan kita mulai sadar dan bangun dan membuka mata untuk melihat sebuah kenyataan dan kebenaran, tanyakanlah pada hamba2 yang paling baik untuk bisa membangunkan tidur mereka….” :)

      @dadan
      sama2 mas…
      makasih dah mampir :)

      @paman gober
      hanya berusaha memberikan sebuah kenyataan yang terjadi dan sebuah kebenaran mas putra… :)

      @fajarseraya
      boleh juga mas fajar…. :)
      makasih dah mampir :)

Tinggalkan Balasan