KEMBALI KE REVOLUSI KEMERDEKAAN

Image Hosted by ImageShack.us

KEMBALI KE REVOLUSI KEMERDEKAAN, Rakyat sebetulnya nyaris frustasi karena sudah beberapa kali ganti presiden keadaannya tidak beranjak lebih baik. Tidak keliru kalau kemudian mereka mengharapkan terjadinya revolusi. Tetapi revolusi yang seperti apa yang dikehendaki rakyat kalau kenyataannya revolusi selalu berujung pertumpahan darah. Menanggapi kerisauan rakyat, Kyai Ancol menerangkan bahwa revolusi tidak harus berujung pada pertumpahan darah. Kita harus menciptakan revolusi damai, rasional dan manusiawi. Damai berarti dilakukan tanpa kekerasan.

Rasional berarti dengan perhitungan akal sehat, kalkulasi yang cermat antara ongkos dan hasilnya. Manusiawi, semua harus dilihat bahwa dalam melakukan revolusi itu ukurannya ialah tindakan kita itu manusiawi atau tidak. Kalau ternyata tidak manusiawi, maka kita salah melakukan revolusi. Kenapa harapan kita hanya dengan satu jalan revolusi, karena keadaannya sudah semakin parah. Orang-orang muda yang dulu sangat kritis, memiliki ski//yang tinggi dan memiliki kepribadian kuat, ternyata setelah menduduki kursi jabatan, mereka lebih rakus, daripada generasi sebelumnya. Yang muda terjebak dalam kancah tipu-menipu, persekongkolan jahat mengibuli rakyat.

Yang muda juga dekaden setelah menduduki jabatan, baik di eksekutif maupun legislatif. Kalau generasi mudanya sudah menunjukkan karakter seperti itu, apa yang bisa kita harapkan lagi kecuali ada perubahan yang benar-benar mendasar atau revolusi.

Download Ebook nya Disini

4 Tanggapan ke “KEMBALI KE REVOLUSI KEMERDEKAAN”

  1. esha di birulangit Berkata:

    Ternyata memelihara harapan itu susah….semakin kita berhrap…semakin banyak kekecewaan yang dipendam…..oke….download dulu ya …

  2. kidedfith Berkata:

    @esha di birulangit
    Silahkan… :)

  3. dhyar Berkata:

    Terlalu berat membicarakan negara sekarang ini. Kita tanya diri sendiri dulu aja, apa saja yang sudah kita lakukan untuk negara? Jangan terlalu meminta dan menekan ah. Kita doakan saja semoga para tikus segera diberantas dari negara tercinta kita ini.

Tinggalkan Balasan